Hadhrotus Syech KH.Raden Muhammad Rozi Ghayam: Gurunya Para Ulama Pada Zamannya Yang Mastur

Hadhrotus Syech KH.Raden Muhammad Rozi Ghayam: Gurunya Para Ulama Pada Zamannya Yang Mastur

Oleh

Muazhim Al Anwary Al Bantany.

Pada kesempatan mengisi ceramah dalam acara Haul Almarhum Al Maghfurloh Syekh KH.Tb.Ahmad Bakri Sempur, kami menyampaikan sekelumit tobaqot (riwayat) tentang sosok dari KH.Raden Muhammad Rozi Ghayam di hadapan para Ulama, Habaib, Asatidz dan ribuan umat Islam.

Sebagian besar mereka di kalangan para Ulama dan Habaib banyak yang tidak tahu tentang sosok dari Mama Ghayam (sebutan untuk KH.Rd Muhammad Rozi Ghayam), hanya sebagian kecil di antara para Ulama yang mengenal sosok Mama Ghayam, sehingga ketika kami menyampaikan sedikit riwayat Mama Ghayam dalam kesempatan tersebut banyak yang kaget dan bertanya kepada kami.

KH.Rd.Muhammad Rozi Ghayam (Mama Ghayam) adalah Gurunya para Guru di zamannya.

Para Ulama yang sudah memiliki Pondok pesantren seringkali bertanya berbagai masalah ke Agamaan yang belum bisa dipecahkan oleh para Ulama, ditanyakan kepada Mama Ghayam dan mereka (Para Ulama) pada berguru kepada Mama Ghayam.

Diantara para Ulama Besar yang berguru kepada Mama Ghayam adalah:

  1. KH.Tubagus Ahmad Bakri Sempur atau Mama Sempur.

Beliau setelah mukim dan mimpin pondok pesantren sambil berguru kepada Mama Ghayam.

  1. KH.Raden Ahmad Syatibi Gentur atau Mama Gentur.
  2. KH. Tubagus Mohammad Masduk Tegal waru atau Mama Tegal Waru.
  3. KH.Tubagus Muhammad Falak Pagentongan atau Mama Falak Pagentongan.
  4. KH. Raden Abdullah Bin Nuh.
  5. KH.Abdul Lathif Cibeber atau Mama Cibeber.
  6. KH. Ahmad Sanusi Gunung Puyuh, pejuang kemerdekaan.
  7. Dan yang lainnya.

Suatu ketika Mama Sempur datang ke Mama Ghayam untuk bertanya tentang masalah agama yang pelik, sampai di rumah Mama Ghayam, dipersilahkan duduk, dan Mama Sempur belum bertanya tentang masalah tersebut tetapi spontan Mama Ghayam memberi penjelasan dan jawaban dengan panjang lebar, rinci, dan detail.

Suatu ketika Mama Syatibi dan Mama Falak ada permasalahan yang pelik, butuh penjelasan yang mendalam, mereka dalam waktu yang bersamaan berangkat ke tempat Mama Ghayam, sesampainya di tempat Mama Ghayam tetapi Mama Ghayamnya tidak ada di tempat karena sedang pergi ada suatu keperluan.

Akhirnya Mama Syatibi dan Mama Falak berusaha untuk pulang kembali.

Saat Mama Syatibi dan Mama Falak mau pulang, tiba-tiba di depan mereka ada kertas yang jatuh kemudian kertas tersebut dibuka oleh mereka berdua ternyata isi di dalam kertas tersebut adalah jawaban berbagai masalah yang akan ditanyakan oleh Mama Syatibi dan Mama Falak.

Demikian sosok Ulama Kaliber yakni Mama Ghayam yang memiliki kedudukan Istimewa di hadapan Alloh SWT dan di hadapan Para Ulama.

Tetapi untuk Generasi sekarang baik di kalangan para Ulama, Habaib dan kalangan awam jarang yang mengetahui sosok Mama Ghayam tersebut.

Suatu ketika Hadhrotus Syekh KH.Hasyim Asy’ari berkunjung ke KH.Ahmad Marzuki Cipinang Muara dan KH.Muhammad Mansyur Jembatan Lima, untuk meminta doa restu, dan dukungan dalam rangka mendirikan organisasi Nahdhatul Ulama (NU), salah satu jawaban KH.Ahmad Marzuki dan KH.Muhammad Mansyur agar Hadhrotus Syekh KH.Hasyim Asy’ari meminta restu kepada Mama Ghayam, jika Mama Ghayam merestui maka kami berdua merestui dan mendukung, akhirnya Hadhrotus Syekh KH.Hasyim Asy’ari bersilaturrahim mengunjungi kediaman Mama Ghayam dan direstui oleh Mama Ghayam.

Alhamdulillaah dalam kesempatan ceramah Haul Mama Sempur, kami dikaruniakan oleh Alloh Swt untuk menyampaikan sekelumit tentang riwayat Mama Ghayam dan Para Ulama, Habaib, serta umat Islam menghaturkan terimakasih kepada kami.

Semoga bermanfaat.

Al Fatihah……………..

Bagikan Tulisan Di Atas :

1 Comment

  1. Allohuakbar…
    Itulah bedanya Ulama dan Ulama sekarang
    Ulama Tempo Dulu tidak hanya berkembang tapi juga berbuah,beda dengan Ulama-ulama sekarang yang tidak ada buahnya…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *