KAJIAN TAUHID: “WAHABI DALAM TIMBANGAN AHLUS SUNNAH WAL JAMA’AH” BERSAMA: KH.DR.TB ABDURRAHMAN ANWAR AL-BANTANY S.H, MA

Ahlussunnah
  1. SEKILAS SEJARAH TENTANG WAHABI Sekte wahabiyah lahir di pelopori oleh Muhammad Ibnu Abdul Wahab Ibnu Sulaeman An Najdi At Tamimi (115-1206 H/ 1703-1791 M). Dilahirkan di desa uyainah dekat kota Riyadh. Dia belajar pertama kali kepada ayahnya sendiri yang juga seorang Qadi (Hakim) yang bermazhab Hambali. Pernah dia juga belajar ke beberapa guru di mekah dan Madinah diantara ke Syech Sulaeman Al kurdi dan Syech Muhammad Hayat As Sindi. Kemudian Syeikh Muhammad Bin Abdul Wahab pergi ke Bashroh Irak untuk belajar memperdalam Agama tetapi kembali lagi ke kampung halaman karna ditolak oleh beberapa Syech dikarenakan banyak pemahaman yang aneh.

Sepulangnya dari Bashroh Syech Muhammad bin Abdul Wahab kemudian belajar sendiri dengan otodidak. Dakwah Muhammad bin Abdul Wahab banyak mengundang kontroversi ekstrim dan radikal, sehingga banyak bertentangan dengan ulama mayoritas pada saat itu. Banyak doktrin dan fatwa-fatwa yang bertentangan yang menimbulkan keresahan masyarakat.

Syech Muhammad bin Abdul Wahab berkolaborasi dengan Saud bin Abdul Azis yang didukung oleh Inggris membeberontak dan memisahkan diri kekhalifahan Turki Utsmaniyah. Setelah itu maka Saud Bin Abdul Azis mendirikan kerajaan Saudi Arabia dengan kombinasi rajanya Saud Bin Abdul Azis dan muftinya As-Syech Muhammad bin Abdul Wahab. Dari Kalangan
✓Khawarij
✓Nawashib
✓Musyabbih
✓Mujassim

Jenis-Jenis Wahabi :
✓Wahabi Mu’tadhil
✓Wahabi Takfiri
✓Wahabi Rofidhi

Metode penafsir Nash Nash (Ayat-ayat) sifat Allah SWT dalam Al-Qur’an maupun Al Hadits menurut perspektif Islam ada 4 macam yaitu
A. Metode tafwidh yaitu menyerahkan makna dan hakikat atau sifat Allah kepada nya dengan tujuan Tanzih yaitu mensucikan Allah dari sifat yg tdk layak

B.Ta’wil yaitu menafsirkan suatu sifat Allah dgn makna majazi arab yg benar manakala makna haqiqi digunakan, dgn tetap menyerahkan hakikatnya Allah, juga dengan tujuan Tanzih

C. Metode itshat yaitu menafsirkan suatu sifat Allah dgn makna Zhohir dengan menyerahkan hakikatnya pada Allah juga dengan tujuan Tanzih

D. Metode tasyih yaitu menafsirkan sifat Allah dgn makna Hakiki

Metode A dan B adalah metode yang digunakan oleh Ahli Sunnah Wal Jamaah sedangkan metode C dan D adalah metode yg digunakan
oleh kelompok wahabi.

Siapakah Ahli Sunnah Wal Jamaah

Apabila disebut maka maksudnya adalah mengikuti rumusan (faham) Al Asy’ari dan Abu Mansur Al maturidy Istilah Ahlus Sunnah Wal Jamaah merupakan istilah yg terbentuk dari tiga komponen : Ahlun, Al Sunnah, Al Jamaah

A. Ahlun bermakna : keluarga ahlul bayt, keluarga runah tangga), pengikut (ahlussunnah, pengikut sunnah), penduduk (ahlul Jannah, penduduk surga).

B. As Sunnah bermakna Bahasa (jejak dan langkah), Syar’i ( jejak yg diridhai Allah menjadi pijakan dalam agama dan permah ditempuh oleh Rasulullah atau orang yg menjadi panutan dalam agama seperti sahabat, Urfi (ajaran yg dilalui oleh seorang panutan dim agama, seperti Nabi atau Wali),

C. Al Jamaah yaitu mengikuti kesepakatan jumhur ulama dan kesepakatan umat islam baik salaf maupun kholaf (syawadul A’zom)

Ahlussunnah Wal Jamaah adalah faham keagamaan atau l’tiqod keagamaan yg bersumber kepada Al-Qur’an, Al-Hadits, Al-Ijma, dan Al-Qiyas. Dimana memahami dan menafsirkan ajaran islam tersebut mengikuti pendekatan mazhab yaitu

  • mazhab akidah yaitu mengikuti doktrin yg dipelopori oleh Imam Abu Hasan Al-Asy’ari dan Imam Abu Mansur Al Maturidy
  • mazhab fikih yaitu mengikuti Imam Abu Hanifah, Imam Malik Bin Annas, Imam Syafi’ie, dan Imam Ahmad bin Hambal mazhab
    -Tasawwuf yaitu mengikuti Imam Junaidi Al-Baghdadi, Imam
    Ghozali serta Imam Lainnya.

Ciri-Ciri Ahlus Sunnah Wal Jama’ah

Seputar Ushuluddin

A. Mazhab Fiqih : Hanafi ( Al Maturidiyah), Maliki dan Syafi’ic (Al Asyariyah), Hambali (Al Atsariyah)

B. Mazhab aqidah : Al Maturidiyah, Asy Ariyah, Al Atsariyah

C. Mumayyizat (identitas): Ash habut Ta’wil. Ash Habut Tafwidh

D. Enam rukun iman

E. Lima rukun Islam

Seputar Sumber Hukum Islam

A. Al-Qur’an

B. As Sunnah

C. Al ljma Ulama

D. Al Qiyas

Seputar Al-Qur’an
A. Al-Qur’an adalah Kalamullah
B. Redaksi Al-Qur’an datang dari Allah SWT
C. Al-Qur’an itu sempurna (Kamil)
D. Al-Qur’an sumber hukum utatma dan pertama
E. Boleh tarih dengan tanzih
F. Boleh Ta’wil dengan Tanzih

Seputar As Sunnah (Al Hadits)
A. Hadits sumber hukum yang kedua
B. Hadits mutawatir bersifat Qoth’ie
C. Hadits ahad bersifat Dzonnie
D. Hadits shohih dan Hadits Hasan dipakai dalil untuk akidah

(keimanan)
E. Hadits Dhoif selama Dhoifnya tidak parah boleh dipakai dalil untuk manaqib dan fadhoilul amal
F. Hadits maudhu (palsu) tidak boleh dijadikan dalil
G. Semua sahabat adil dalam riwayat (tdk ada yg berdusta atas nama Nabi Muhammad SAW
H. Tidak mencaci maki Sahabat (Ta’dil wal Jarr)
I. Menerima Hadits dari sahabat
J. Setelah Al-Qur’an adalah kitab Hadits Al Bukhori dan ImamMuslim

Seputar Aqidah/Tauhid
A. Cinta kepada Ahlul Bait Nabi Muhammad SAW
B. Tdk mengkafirkan Ahlul Kiblat
C. Mencintai istri-istri Nabi dan Sahabat Nabi SAW
D. Ada siksa kubur dan nikmat kubur
E. Percaya adanya Shirot, mizan, hisab,haudh, dan mahsyar
F. Boleh ziarah, tawasul dan tabaruk G. Membagi dua bid’ah (hasanah dan sayyiah)
H. Tdk mengkafirkan pendosa besar
I. Yakin ada karomah para wali
J. Surga dan neraka kekal
K. Menolak Tasbih (Menyerupakan Allah dgn Mahluk dan Tajsim(mengatasnamakan Allah)

L. Haji dan ziarah paket syariah
M. Doa membayarkan hutang, sedekah, puasa, haji, kurban, untuk mayit sangat manfaat dan sampai

Seputar Ahlul Bait Nabi Muhammad Saw
A. Nabi memiliki zurriyah (keturunan)
B. Dzurriyah Nabi dari Sayyidatuna Fatimah
C. Dzurriyah Nabi adalah Ahlul Bait
D. Mengakui hadits Tsaqolain (Al-Qur’an Hadits- Al-Qur’an +ahlulbait)
E. Ahlul bait memiliki keutamaan
F. Mengakui dan meyakini ibu dan bapak Nabi tdk kafir

Seputar sahabat Nabi Saw
A. kaum muhajirin dan Anshor Sahabat Nabi
B. mengakui keutamaan sahabat
C. sahabat Nabi tidak Ma’sum
D. memaklumi pertikaian sahabat
E tdk boleh menghina sahabat Nabi F. memuliakan sahabat Nabi Muhammad Saw

Seputar pertikaian Sahabat Nabi
A. Imam Ali adalah pihak benar dan yang melawannya dipihak yang salah
B. Imam Hasan dilubuk yg benar dan mu’awiyah dipihak yg salah
C. Husein dipihak yg benar dan yazid dipahak salah
D. Ibnu Zubair dipihak yg benar dan Marwan salah
E Imam Ali lambat memberi baiat kepada Sayyidina Abubakar itu soal
ijtihad
F. Perselisihan Abu Bakar dan Siti Fatimah itu masalah ikhtilaf fiqih
(soal tanah pusaka)

Seputar imam Mahdi
A. Percaya dan yakin kedatangan imam Mahdi
B. Imam Mahdi dari Dzurriyat Nabi Saw Muhammad
C. Imam Mahdi bernama
D. Imam Mahdi akan memimpin dunia
E. Imam Mahdi memimpin dgn adil

F. Imam Mahdi tegakan khilafah

Seputar Isra Mi’raj
A. Adalah fakta dan nyata
B. Dilaksanakan di ruh dan jasad
C. Terjadi di bulan Rajab
D. Rasulullah melihat Allah di Isra Mi’raj
E. Peringanan shalat dari 50 waktu menjadi 5 waktu
F. Rasulullah dapat saran dari Nabi Musa

Seputar Thoharoh
A. Babi dan anjing haram dan najis B. Boleh istinja dgn batu untuk (BAK BAB)
C Boleh mengusap diatas khuf (sepatu)
D. Membasuh kaki dim wudhu
E. Wajib thoharoh utk solat jenazah
F. Sunnah mandi setelah memandikan jenazah

Seputar Sholat
A. Lima waktu
B. Boleh jama sholat karena uzur
C. Sholat jum’at wajib
D. Baca aamin jahar atau sir
E. Sujud boleh ditanah atau selainnya
F. Tarawih 20 rakaat
G. Sunnah sedakep dim sholat
H. Tdk boleh lewat dpn org sholat
I. Tdk boleh jwb salam dim sholat J. Ba’da sholat boleh menjalanlan zikir
K. Ba’da sholat boleh zikir berjamaah
L. Angkat tangan dalam berdoa Sunnah

Seputar usroh (keluarga)
A. Ada ashobah dim warisan
B. Talak tiga skligus jatuh tiga
C. Nikah mut’ah haram
D. Memadu doa mahrom harom
E. Batas maksimal poligami hanya empat
F. Sah nikah pria muslim dg wanita ahlul kitab kitab
G. Haram menikah wanita non muslimah

Seputar fiqih
A. Wajib zakat barang dagangan
B. Musafir atau orang sakit boleh puasa dan tidak
C. Sah puasa yg masuk subuh dan zunub
D. Cukur rambut dalam haji tdk bisa diganti dengan bulu yg lain atau dengan kuku
E Hisbah dalam kemungkaran harus sudah disepakati
F. Boleh melawan sultan yg dzolim

Seputar mazhab
A. Mengakui eksistensi mazhab
B. Menghormati perbedaan mazhab
C. Mazhab bukan firqoh
D. Boleh beriman kpd mazhab lain E. Tidak boleh mencampur adukan mazhab
F. Tidak boleh bebas mazhab

Seputar tasawuf
A. Percaya ilmu dhohir dan ilmu batin
B. Percaya adanya karomah auliya C. Percaya dgn mukasyafah
D. Mengakui eksistensi sufi
E. Sufi harus sejalan dgn syariat
F. Menolak aliran sufi yg menyimpang

DAFTAR PUSTAKA

  1. Kitab Dhuroru Saniyah Firoddi Alat Wahabiyah As Syech Ahmad Zaini Dahlan. Darul Ulum Press.
  2. Kitab Fadhoiul Wahabiyah Syekh Fathi Al Azhari, Aswaja Press, 1997 3. Kitab Al-Mutasyaddidun Manhajuhum wa Munaqasyatu Ahammi Qadhayahum Syech Prof DR. Ali Jum’ah. Darul Kutub
  3. Buku Menolak Wahabi KH. Maskumambang, Sahifa Publishing, 2016 Muhammad Faqih
  4. Buku Sejarah Berdarah Sekte Salafi Wahabi : Syaikh Idahram,
    Pustaka Pesantren, 2011
  5. Mereka Memalsukan Kitab-Kitab Karya Ulama Klasik
    Syaikh Idahram, Pustaka Pesantren, 2011
  6. Buku Ulama Sejagad Menggugat Salafi Wahabi, Syaikh Idahram, Pustaka Pesantren, 2011
  7. Buku l’tiqad Ahlussunah Wal Jama’ah : KH. Siradjuddin Abbas, Karya Nusantra, 1969
  8. Buku Wahabi Gagal Paham Jilid 1 dan 2 : KH. Idrus ramli,Sidogiri Press, 2009
  9. Dan lain-lain
Bagikan Tulisan Di Atas :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *